Terbentuknya bumi

Kamis, 08 Desember 2011

| 0 komentar

Sejarah Pembentukan Bumi

Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup beserta isinya. Sebagai tempat tinggal makhluk hidup, bumi tersusun atas beberapa lapisan bumi, bahan-bahan material pembentuk bumi, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Bentuk permukaan bumi berbeda-beda, mulai dari daratan, lautan, pegunungan, perbukitan, danau, lembah, dan sebagainya. Bumi sebagai salah satu planet yang termasuk dalam sistem tata surya di alam semesta ini tidak diam seperti apa yang kita perkirakan selama ini, melainkan bumi melakukan perputaran pada porosnya (rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari (revolusi) sebagai pusat sistem tata surya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya siang malam dan pasang surut air laut. Oleh karena itu, proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses terbentuknya tata surya kita.
Bagaimana Bumi ini terbentuk secara pasti masih merupakan perdebatan dimana banyak pendapat yang dikemukakan oleh para ahli dengan alasan yang berbeda-beda pula. Berikut ini beberapa teori mengenai pembentukan bumi yang umum dikenal.
1. Teori Kant – Laplace
Sejak jaman sebelum Masehi, para ahli telah banyak berfikir dan melakukan analisis terhadap gejala-gejala alam. Mulai abad ke 18 para ahli telah memikirkan proses terjadinya Bumi. Salah satunya adalah teori kabut (nebula) yang dikemukakan oleh Immanuel Kant (1755) dan Piere de Laplace (1796)? Mereka terkenal dengan Teori Kabut Kant-Laplace. Dalam teori ini dikemukakan bahwa di jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut (nebula). Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat. Dalam proses perputaran yang sangat cepat ini, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan). Bagian yang terlempar inilah yang kemudian menjadi planet-planet dalam tata surya.
2. Teori Planetesimal
Pada awal abad ke-20, Forest Ray Moulton, seorang ahli astronomi Amerika bersama rekannya T.C Chamberlain, seorang ahli geologi, mengemukakan teori Planetisimal Hypothesis, yang mengatakan matahari terdiri dari massa gas bermassa besar sekali, pada suatu saat didekati oleh sebuah bintang lain yang melintas dengan kecepatan tinggi di dekat matahari. Pada waktu bintang melintas di dekat matahari dan jarak keduanya relatif dekat, maka sebagian massa gas matahari ada yang tertarik ke luar akibat adanya gravitasi dari bintang yang melintas tersebut. Sebagian dari massa gas yang tertarik ke luar ada yang pada lintasan bintang dan sebagian lagi ada yang berputar mengelilingi matahari karena gravitasi matahari. Setelah bintang melintas berlalu, massa gas yang berputar mengelilingi matahari menjadi dingin dan terbentuklah cincin yang lama kelamaan menjadi padat dan di sebut planetisimal. Beberapa planetisimal yang terbentuk akan saling tarik – menarik bergabung menjadi satu dan pada akhirnya membentuk planet, termasuk bumi.
3. Teori Bintang Kembar
Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli Astronomi R.A Lyttleton. Menurut teori ini, galaksi berasal dari kombinasi bintang kembar. Salah satu bintang meledak sehingga banyak material yang terlempar. Karena bintang yang tidak meledak mempunyai gaya gravitasi yang masih kuat, maka sebaran pecahan ledakan bintang tersebut mengelilingi bintang yang tidak meledak. Bintang yang tidak meledak itu adalah matahari, sedangkan pecahan bintang yang lain adalah planet-planet yang mengelilinginya.
4. Teori Pasang Surut Gas (Tidal)
Teori ini dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918, yakni bahwa sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak pendek, sehingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh matahari, saat matahari itu masih berada dalam keadaan gas. Terjadinya pasang surut air laut yang kita kenal di Bumi, ukuranya sangat kecil. Penyebabnya adalah kecilnya massa bulan dan jauhnya jarak bulan ke Bumi (60 kali radius orbit Bumi). Tetapi, jika sebuah bintang yang bermassa hampir sama besar dengan matahari mendekat, maka akan terbentuk semacam gunung-gunung gelombang raksasa pada tubuh matahari, yang disebabkan oleh gaya tarik bintang tadi. Gunung-gunung tersebut akan mencapai tinggi yang luar biasa dan membentuk semacam lidah pijar yang besar sekali, menjulur dari massa matahari dan merentang ke arah bintang besar itu.
Dalam lidah yang panas ini terjadi perapatan gas-gas dan akhirnya kolom-kolom ini akan pecah, lalu berpisah menjadi benda-benda tersendiri, yaitu planet-planet. Bintang besar yang menyebabkan penarikan pada bagian-bagian tubuh matahari tadi, melanjutkan perjalanan di jagat raya, sehingga lambat laun akan hilang pengaruhnya terhadap-planet yang berbentuk tadi. Planet-planet itu akan berputar mengelilingi matahari dan mengalami proses pendinginan. Proses pendinginan ini berjalan dengan lambat pada planet-planet besar, seperti Yupiter dan Saturnus, sedangkan pada planet-planet kecil seperti Bumi kita, pendinginan berjalan relatif lebih cepat.
Sementara pendinginan berlangsung, planet-planet itu masih mengelilingi matahari pada orbit berbentuk elips, sehingga besar kemungkinan pada suatu ketika meraka akan mendekati matahari dalam jarak yang pendek. Akibat kekuatan penarikan matahari, maka akan terjadi pasang surut pada tubuh-tubuh planet yang baru lahir itu. Matahari akan menarik kolom-kolom materi dari planet-planet, sehingga lahirlah bulan-bulan (satelit-satelit) yang berputar mengelilingi planet-planet. Peranan yang dipegang matahari dalam membentuk bulan-bulan ini pada prinsipnya sama dengan peranan bintang besar dalam membentuk planet-planet, seperti telah dibicarakan di atas.
5. Teori Big Bang
Berdasarkan Theory Big Bang, proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa. Suatu saat, gumpalan kabut raksasa itu meledak dengan dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula. Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk suatu galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudian membentuk sistem tata surya. Sementara itu, bagian ringan yang terlempar ke luar tadi mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. Kemudian, gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi.
Dalam perkembangannya, planet bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu:
1. Awalnya, bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur.
2. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan.
3. Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi
Masih banyak teori-teori yang lainnya yang dikemukakan oleh para ahli seperti:
Teori Buffon dari ahli ilmu alam Perancis George Louis Leelere Comte de Buffon. Beliau mengemukakan bahwa dahulu kala terjadi tumbukan antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian massa matahari terpental ke luar. Massa yang terpental ini menjadi planet.
Teori Weizsaecker dimana pada tahun 1940, C.Von Weizsaecker, seorang ahli astronomi Jerman mengemukakan tata surya pada mulanya terdiri atas matahari yang dikelilingi oleh massa kabut gas. Sebagian besar massa kabut gas ini terdiri atas unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium. Karena panas matahari yang sangat tinggi, maka unsur ringan tersebut menguap ke angkasa tata surya, sedangkan unsur yang lebih berat tertinggal dan menggumpal. Gumpalan ini akan menarik unsur – unsur lain yang ada di angkasa tata surya dan selanjutnya berevolusi membentuk palnet – planet, termasuk bumi.
Teroti Kuiper dikemukakan oleh Gerald P.Kuiper mengemukakan bahwa pada mulanya ada nebula besar berbentuk piringan cakram. Pusat piringan adalah protomatahari, sedangkan massa gas yang berputar mengelilingi promatahari adalah protoplanet. Dalam teorinya, beliau juga memasukkan unsur – unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium. Pusat piringan yang merupakan protomatahari menjadi sangat panas, sedangkan protoplanet menjadi dingin. Unsur ringan tersebut menguap dan malia menggumpal menjadi planet – planet.
Teori Whipple oleh seorang ahli astronom Amerika Fred L.Whipple, mengemukakan pada mulanya tata surya terdiri dari gas dan kabut debu kosmis yang berotasi membentuk semacam piringan. Debu dan gas yang berotasi menyebabkan terjadinya pemekatan massa dan akhirnya menggumpal menjadi padat, sedangkan kabutnya hilang menguap ke angkasa. Gumpalan yang padat saling bertabrakan dan kemudian membentuk planet – planet.
Secara umum yang paling populer sampai sekarang adalah Teori Big Bang dan banyak diikuti oleh para ilmuwan walaupun terkadang masih terdapat beberapa perbedaan

Penyakit hepatitis

| 0 komentar

Penyebab

Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan.

Jenis Virus Hepatitis

  • Virus hepatitis A
Virus hepatitis A terutama menyebar melalui tinja. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan.
  • Virus hepatitis B
Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau di antara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).
Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.
  • Virus hepatitis C
Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita "penyakit hati alkoholik" seringkali menderita hepatitis C.
  • Virus hepatitis D
Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan virus hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki risiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.
  • Virus hepatitis E
Virus hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang.
  • Virus hepatitis G
Jenis baru dari virus hepatitis yang telah terdeteksi baru-baru ini.
Virus-virus lain yang dapat menyebabkan hepatitis :

Gaya hidup sehat

| 0 komentar
Strok (stroke = dalam bahasa inggris) merupakan suatu keadaan dimana secara tiba-tiba pasokan darah ke suatu bagian otak terganggu. Dalam jaringan otak, berkurangnya aliran darah bisa menyebabkan serangkaian reaksi biokimia yang bisa merusak bahkan mematikan sel-sel saraf di otak. Dengan kematian yang terjadi di dalam jaringan otak akan dapat menghilangkan atau merusakkan fungsi yang dikendalikan oleh jaringan tersebut. Selain menyebabkan kematian, serangan stroke apabila bisa diselamatkan terkadang penderita menderita kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya kemampuan bicara atau hilangnya sebagian daya ingat.
Dahulu serangan penyakit stroke ini hanya menyerang para usia lanjut. Akan tetapi dewasa ini ada kecenderungan bahwa serangan stroke mengancam usia muda di bawah 45 tahun atau usia produktif. Serangan stroke bisa menyerang siapa saja tanpa memandang umur, jabatan ataupun tingkatan sosial ekonomi. 

Bahaya Rokok Mengancam Generasi Muda

June 2nd, 2011 by admin 5 comments »
stop merokokTak habis-habisnya pembicaraan mengenai bahaya rokok, baik di forum-forum resmi maupun obrolan sehari-hari. Tapi tak habis-habis pula jumlah perokok yang ada di Indonesia maupun di dunia. Meskipun sebenarnya mereka para perokok sudah mengetahui bahaya rokok tetapi mereka tetap saja merokok demi memenuhi kepuasan batinnya.
Ada saja alasan yang perokok gunakan untuk melancarkan aksinya, ada yang bilang untuk mengurangi stress, sudah kecanduan, sebagai teman atau bahkan sebagai penyumbang pendapatan negara. Untuk alasan yang terakhir memang industri rokok khususnya di Indonesia menjadi penyumbang pendapatan negara yang besar. 

Ciri-Ciri Fisik Orang Yang Tidak Pernah Berolah Raga

May 18th, 2011 by admin No comments »
Lethargic LadBanyak orang sudah mengetahui bahwa salah satu cara untuk menjaga kesehatan adalah dengan berolah raga. Dengan berolah raga selain kesehatan terjaga, postur tubuh pun bisa terjaga dengan proporsional. Sayangnya banyak sekali orang yang mengabaikan masalah olah raga ini. Tidak sempatlah, capek lah, tidak ada teman lah, begitu alasan yang biasanya mereka kemukakan.
Beberapa ciri-ciri fisik yang terdapat pada orang-orang yang tidak pernah melakukan olah raga:
  1. Bentuk tubuh yang tidak proposional, hal ini terjadi karena penumpukan lemak yang berlebihan pada bagian tubuh tertentu seperti bagian lengan, paha dan perut.
  2. Berat badan yang berlebihan (kegemukan).

10 Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan

May 17th, 2011 by admin 5 comments »
chocolateJangan kebanyakan makan cokelat, nanti giginya rusak, ato jangan kebanyakan makan cokelat ntar endut. Itu merupakan kalimat-kalimat yang biasa kita dengar apabila kita terlalu banyak makan cokelat.
Padahal ternyata cokelat mempunyai manfaat bagi kesehatan tubuh kita seperti:
1. Tinggi Antioksidan
Cokelat mengandung flavanols, sejenis flavanoid yang berfungsi sebagai anti oksidan dan membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh.
2. Menurunkan Tekanan Darah
Dark chocolate dari beberapa hasil penelitian mampu menurunkan tekanan darah pada orang yang mempunyai tekanan darah tinggi.

Tas-tas terbaru

| 0 komentar

Tods 3002 Red

Tods 3002 Red

Kode produk: TD3002RD – Tods 3002 Red Harga Pasaran: Rp. 335.000,- Harga: Rp. 315.000,- Berat: 1 Kg Dimensi: 36 x 13 x 26 cm Info lain: Produk KW 1 Bahan kulit sintetis tebal dan halus Bahan dalaman kain Sandang 46cm Selempang 104cm Made in Hongkong

Tods 3002 Orange

Tods 3002 Orange

Kode produk: TD3002OE – Tods 3002 Orange Harga Pasaran: Rp. 335.000,- Harga: Rp. 315.000,- Berat: 1 Kg Dimensi: 36 x 13 x 26 cm Info lain: Produk KW 1 Bahan kulit sintetis tebal dan halus Bahan dalaman kain Sandang 46cm Selempang 104cm Made in Hongkong

Tods 3002 Grey

Tods 3002 Grey

Kode produk: TD3002GY – Tods 3002 Grey Harga Pasaran: Rp. 335.000,- Harga: Rp. 315.000,- Berat: 1 Kg Dimensi: 36 x 13 x 26 cm Info lain: Produk KW 1 Bahan kulit sintetis tebal dan halus Bahan dalaman kain Sandang 46cm Selempang 104cm Made in Hongkong

Tods 3002 Black

Tods 3002 Black

Kode produk: TD3002BK – Tods 3002 Black Harga Pasaran: Rp. 335.000,- Harga: Rp. 315.000,- Berat: 1 Kg Dimensi: 36 x 13 x 26 cm Info lain: Produk KW 1 Bahan kulit sintetis tebal dan halus Bahan dalaman kain Sandang 46cm Selempang 104cm Made in Hongkong

Hermes Birkin Smile Yellow

Hermes Birkin Smile Yellow

Kode produk: HMBKSYW – Hermes Birkin Smile Yellow Harga Pasaran: Rp. 385.000,- Harga: Rp. 360.000,- Berat: 2 Kg Dimensi: 34 x 16 x 28 cm Info lain: Produk kw 1 Bahan kulit sintetis Bahan dalaman kulit sintetis Dust bags + Sertifikat Sandang 42cm Made in Hongkong

Hermes Birkin Smile Red

Hermes Birkin Smile Red

Kode produk: HMBKSRD – Hermes Birkin Smile Red Harga Pasaran: Rp. 385.000,- Harga: Rp. 360.000,- Berat: 2 Kg Dimensi: 34 x 16 x 28 cm Info lain: Produk kw 1 Bahan kulit sintetis Bahan dalaman kulit sintetis Dust bags + Sertifikat Sandang 42cm Made in Hongkong

Hermes Birkin Smile Pink

Hermes Birkin Smile Pink

Kode produk: HMBKSPK – Hermes Birkin Smile Pink Harga Pasaran: Rp. 385.000,- Harga: Rp. 360.000,- Berat: 2 Kg Dimensi: 34 x 16 x 28 cm Info lain: Produk kw 1 Bahan kulit sintetis Bahan dalaman kulit sintetis Dust bags + Sertifikat Sandang 42cm Made in Hongkong

Hermes Birkin Smile Purple

Hermes Birkin Smile Purple

Kode produk: HMBKSPE – Hermes Birkin Smile Purple Harga Pasaran: Rp. 385.000,- Harga: Rp. 360.000,- Berat: 2 Kg Dimensi: 34 x 16 x 28 cm Info lain: Produk kw 1 Bahan kulit sintetis Bahan dalaman kulit sintetis Dust bags + Sertifikat Sandang 42cm Made in Hongkong

Hermes Birkin Smile Orange

Hermes Birkin Smile Orange

Kode produk: HMBKSOE – Hermes Birkin Smile Orange Harga Pasaran: Rp. 385.000,- Harga: Rp. 360.000,- Berat: 2 Kg Dimensi: 34 x 16 x 28 cm Info lain: Produk kw 1 Bahan kulit sintetis Bahan dalaman kulit sintetis Dust bags + Sertifikat Sandang 42cm Made in Hongkong

Hermes Birkin Smile Grey

Hermes Birkin Smile Grey

Kode produk: HMBKSGY – Hermes Birkin Smile Grey Harga Pasaran: Rp. 385.000,- Harga: Rp. 360.000,- Berat: 2 Kg Dimensi: 34 x 16 x 28 cm Info lain: Produk kw 1 Bahan kulit sintetis Bahan dalaman kulit sintetis Dust bags + Sertifikat Sandang 42cm Made in Hongkong

HIPNOTIS

Selasa, 29 November 2011

| 0 komentar
Hypnotist & Hypnotherapist
Indonesia,

Hipnotis pada saat ini mulai dikenal di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan stigma negatif yang selama ini lekat dengan segala sesuatu yang terkait dengan kata “hipnotis” secara perlahan mulai berubah. Hipnotis mulai disadari sebagai suatu teknik yang sangat efektif untuk pemberdayaan diri.
Hipnotis.Net adalah situs yang dirancang menjadi “Ensiklopedia Hipnotisme Indonesia”, dan diharapkan dapat menjadi referensi yang cukup memadai bagi siapapun juga yang berminat untuk  mengetahui dunia hipnotis, baik dari kalangan awam, maupun dari kalangan praktisi. Hipnotisme.Net langsung ditangani oleh Yan Nurindra, seorang Hypnosis Trainer yang paling terkemuka di negeri ini.
Bagi kalangan awam yang ingin mempelajari hipnotisme, situs ini menyediakan rubrik “Free Online Hypnosis Tutorial”. Misi utama dari adanya tutorial ini adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat secara lebih luas untuk dapat pula menikmati pengetahuan ini, serta memanfaatkannya untuk berbagai hal yang positif, khususnya sebagai teknik pemberdayaan diri terkini yang sangat efektif.
***
Sebagian besar materi dari situs ini merupakan pemahaman dan buah pengalaman dari Yan Nurindra dalam mengajarkan berbagai materi hipnotisme di kelas publik dan kelas korporasi selama bertahun-tahun, serta pengalamannya dalam menangani berbagai kasus di klinik dan sentra pemberdayaan diri yang menerapkan teknik hipnoterapi. Dan sebagai pelengkap, maka situs ini juga memuat berbagai artikel dari pakar lainnya, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.